Menurut para ahli, Doa ternyata tak hanya bermanfaat bagi orang yang di doakan. mereka yang berdoa bagi orang lain secara jiwa dan raga dalam keadaan tenang damai, juga akan memperoleh manfaat serupa.
Dalam bahasa Prof. DR.Dr.H.Dadang Hawari, guru besar FKUI, sangatlah besar pahalanya bagi mereka yang mendoakan orang sakit. " Jangankan mendoakan. dengan datang saja, sepertinya yang sakit sudah merasa ringan,"katanya.
Pendapat ini dibenarkan oleh putu Dana, instruktur meditasi kesehatan bali husada. dalam praktik, pada awal meditasi Bali Usada mengajarkan kepada peserta agar mengucapkan salam atau mendoakan seluruh makhluk di muka bumi ini agar berbahagia.
Tujuan doa seperti itu, menurut Putu, adalah menyuburkan cinta kasih pada diri sendiri. " Dengan memancarkan pikiran positif yang dilandasi niat baik,pikiran dan perasaan kita akan jadi lembut dan tenang,"
pikiran dan perasaan yang tenang itu akan memberi landasan bagi badan dan jiwa kita untuk menjadi sehat, karena itu memang baik pengaruhnya kalau kita selalu berdoa dan mendoakan kebaikan bagi orang atau makhluk hidup lain.@
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 15 Maret 2013
Pahala yang menyehatkan
Kamis, 26 Maret 2009
Air tebu segar menyehatkan
Minum air tebu dingin saat terik matahari? Segar sekali. Murah bila beli dipinggiran jalan, namun bila sudah masuk ke mal atau plaza harganya bisa 4-5 kali lipat.
Namun tahukah bahwa tebu mumpunyai beberapa khasiat
* Meredakan jantung berdebar
* Sakit panas
* Batuk
Pada perasan air tebu terdapat senyawa Saccharant yang ternyata berfungsi sebagai antidiabetes, maka untuk penderita diabet (kencing manis) bisa mengkonsumsi air perasan tebu, tetapi dilarang minum gula walaupun gula merupakan hasil pemurnian dari tebu.
Sumber:
www.litbang.depkes.go.id
sehat.suaramerdeka.com
Namun tahukah bahwa tebu mumpunyai beberapa khasiat
* Meredakan jantung berdebar
* Sakit panas
* Batuk
Pada perasan air tebu terdapat senyawa Saccharant yang ternyata berfungsi sebagai antidiabetes, maka untuk penderita diabet (kencing manis) bisa mengkonsumsi air perasan tebu, tetapi dilarang minum gula walaupun gula merupakan hasil pemurnian dari tebu.
Sumber:
www.litbang.depkes.go.id
sehat.suaramerdeka.com
Cokelat, enak,lezat dan berkhasiat
Sumber http://perempuan.com/index.php?ar_id=8206
Dibuat minuman atau dijadikan campuran untuk aneka makanan, cokelat memang lezat. Tak hanya lezat, cokelat ternyata juga berkhasiat untuk kesehatan. Hasil penelitian Dr Norman Hollenberg, peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Harvard, Amerika Serikat (AS) menunjukkan, salah satu zat aktif dalam cokelat yakni epicatechin mampu menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, stroke, dan diabetes mellitus.
Kesimpulan ini diperoleh setelah Hollenberg meneliti kebiasaan minum cokelat di kalangan masyarakat Kuna di Panama. Asal tahu saja, cokelat adalah satu-satunya jenis minuman yang mereka nikmati sejak bayi hingga ajal menjemput. Setiap pekannya, mereka rata-rata minum sekitar 40 cangkir cokelat. Kebiasaan ini berdampak positif.
Tingkat kejadian stroke, penyakit jantung, kanker dan diabetes di antara mereka terbilang rendah yaitu kurang dari 10 persen. Angka harapan hidup masyarakat Kuna juga lebih tinggi dibanding kelompok masyarakat Panama lainnya. ”Selain itu, hampir tidak ada orang Kuna yang mengalami kepikunan (demensia). Juga jarang sekali orang Kuna yang menderita hipertensi,” kata Hollenberg.
Epicatechin sendiri adalah salah satu jenis flavonoid yang juga ditemukan pada teh, wine, dan beberapa jenis sayuran serta buah-buahan. Di dalam tubuh, zat aktif ini diyakini mampu meningkatkan nitric oxide di dalam darah. Peningkatan nitric oxide ini akan membantu melenturkan pembuluh darah dan memperbaiki aliran darah.
Epicatechin juga berperan sebagai antioksidan yang mampu melumpuhkan radikal bebas. Karena itu, masuk akal bila epicatechin bisa menurunkan risiko kanker. (yz)
Dibuat minuman atau dijadikan campuran untuk aneka makanan, cokelat memang lezat. Tak hanya lezat, cokelat ternyata juga berkhasiat untuk kesehatan. Hasil penelitian Dr Norman Hollenberg, peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Harvard, Amerika Serikat (AS) menunjukkan, salah satu zat aktif dalam cokelat yakni epicatechin mampu menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, stroke, dan diabetes mellitus.
Kesimpulan ini diperoleh setelah Hollenberg meneliti kebiasaan minum cokelat di kalangan masyarakat Kuna di Panama. Asal tahu saja, cokelat adalah satu-satunya jenis minuman yang mereka nikmati sejak bayi hingga ajal menjemput. Setiap pekannya, mereka rata-rata minum sekitar 40 cangkir cokelat. Kebiasaan ini berdampak positif.
Tingkat kejadian stroke, penyakit jantung, kanker dan diabetes di antara mereka terbilang rendah yaitu kurang dari 10 persen. Angka harapan hidup masyarakat Kuna juga lebih tinggi dibanding kelompok masyarakat Panama lainnya. ”Selain itu, hampir tidak ada orang Kuna yang mengalami kepikunan (demensia). Juga jarang sekali orang Kuna yang menderita hipertensi,” kata Hollenberg.
Epicatechin sendiri adalah salah satu jenis flavonoid yang juga ditemukan pada teh, wine, dan beberapa jenis sayuran serta buah-buahan. Di dalam tubuh, zat aktif ini diyakini mampu meningkatkan nitric oxide di dalam darah. Peningkatan nitric oxide ini akan membantu melenturkan pembuluh darah dan memperbaiki aliran darah.
Epicatechin juga berperan sebagai antioksidan yang mampu melumpuhkan radikal bebas. Karena itu, masuk akal bila epicatechin bisa menurunkan risiko kanker. (yz)
Langganan:
Postingan (Atom)