Solusi untuk pernafasan Anda

Solusi Kesehatan Anda

Selasa, 26 Juli 2016

Solusi Mendapatkan Rahmat

Copas from ustadz Soehardjoepri:

Sejenak Pagi:
Bekerja Keras Mengundang Rahmat Alloh

ALLOH berfirman “Seseorang tidak mendapatkan sesuatu kecuali apa yang telah diusahakannya”. 
(QS. An-Najm : 39).

Andaikata Sunnatulloh tersebut tidak berlaku, betapa akan sangat membingungkannya kehidupan ini karena tidak ada yang bisa dijadikan pedoman lagi. Dan kita tidak dapat menduga-duga apa yang akan jita peroleh dengan melihat sudah seberapa serius dan keras kita dalam mengusahakan sesuatu.

Sebagaimana diriwayatkan Thabrani dalam Al-Kabir, Rasululloh bbersabda, “Alloh mencintai setiap mukmin yang bekerja untuk keluarganya dan tidak menyukai mukmin pengangguran”.

Haram hukumnya apabila seseorang yang mampu bekerja hanya berdiam diri. Yusuf Qardhawi dakam fatwa-fatwanya menyatakan bahwa setiap Muslim diharamkan malas bekerja dengan dalih sibuk beribadah atau tawakal kepada Alloh, sebab langit tidak akan mencurahkan hujanemas dan perak. “barang siapa pada malam hari merasakan kelelahan karena bekerja pada siang hari, maka pada malam itu ia diampuni Alloh”.

Nabi sudah lama mengingatkan, “Apabila kamu telah selesai shalat subuh, maka janganlah kamu tidur”.

Hadits ini memerintahkan kita agar manusia dengan segera bekerja sejak pagi-pagi sekali, supayaia menjadi produktif. Bahkan Nabi SAW secarakhusus mendoakan orang yang bekerja sejak pagi sekali. “Ya, Alloh, nberkahilah umatku yang bekerja pada pagi-pagi sekali”.

Malas adalah watak yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Karena itu Nabi pernah berdoa kepada Alloh agar dilindungi dari sifat lemah dan malas, “Ya Alloh, sesungguhnya aku berlindung dengan-Mu dari sifat lemah dan malas”. Al-Quran mengemukakan kepada Nabi SAW, “Katakanlah (Hai Muhammad, kepada umatmu): bekerjalah !”.

Bekerja keras untuk mencari rezeki yang halal akan mengundang rahmat dan cinta Alloh, Rasul, dan juga orang-orang yang beriman. Dalam Al-Quran berkali-kali disebut, “Dan katakanlah, bekerjalah kamu, maka Alloh dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman akan meelihat pekerjaannya itu”.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa orang-orang yang menyediakan makanan dan kebutuhan lain untuk dirinya dan keluarganya lebih baik daripada orang yang menghabiskan waktunya beribadah tanpa mencoba berusaha mendapat penghasilan untuk dirinya sendiri. Islam sangat menjungjung tinggi kerja dan produktivitas. Islam tidak menyukai pengangguran dan kemalasan.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Semoga Bermanfaat.
😊❤👍

Tidak ada komentar: