Solusi untuk pernafasan Anda

Solusi Kesehatan Anda

Senin, 28 April 2014

HBD 4 DPAN

Sayangku, Peganglah Kunci Surgamu

Diana Paradiba Aningtyas Ningrum (Dhe-Dhe) Sayangku, selamat ulang tahun. Mas hanya bisa berkirim doa dan nasihat untukmu tanpa bisa memelukmu.
Sayangku, pahami dan bacalah pelan-pelan nasihat mas di hari ulang tahunmu hari ini…

Sesunguhnya tujuan hidupmu yang utama bukanlah menjadi lulusan atau alumni Universitas terkenal. Tujuan hidup yang sejati adalah kau berada di tempat terhormat saat kelak hidup di akhirat. Pastikan bahwa belajarmu hanyalah untuk memperlancar tujuan itu.

Oleh karena itu, segeralah pegang kunci surgamu –dan ternyata bagi seorang wanita kunci surga itu amatlah mudah. Pahamilah sabda Rasulullah ini: “Jika seorang wanita menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulannya, menjaga kehormatannya dan menaati suaminya, niscaya dia masuk surga dari pintu mana saja yang dia inginkan.”(HR. Ahmad nomor 1661).

Diantara empat hal yang disebut di dalam hadits di atas, mas yakin hingga saat ini tiga hal pertama sudah kau pegang kuat dan jalankan sungguh-sungguh. Hanya satu hal yang terakhir, yaitu taat kepada suami yang belum bisa kau jalankan. Tentu karena kau belum menikah. Dan mas berharap tidak dalam waktu yang lama lagi sudah ada Pangeran yang datang menjemputmu.

Sayangku, hidup ini singkat. Maka, kau harus menetapkan bahwa memegang kunci surga adalah prioritas utama dalam hidupmu. Dan tentu kau tahu bahwa salah satu kunci surga yang belum kau pegang hanyalah taat pada suamimu. Maka, bila ada Pangeran menjemputmu dan dia berani meminta izin bapakmu, jangan kau persulit dia untuk bisa membawamu pergi.

Pastikanlah bahwa ilmumu bisa menjadi bekal untuk kau kelak lebih mentaati suamimu bukan untuk menguatkan egomu. Kebanggaan utama mas adalah ketika suamimu menjadi hebat karena peran serta dan dukunganmu. Kau bisa menjadi pakaian [pelindung, penghangat, penghias] bagi suamimu.

Saat kau dipandang suamimu, kau menyenangkan. Saat suamimu lelah kau tempat bersandar. Saat suami meminta kau tak pernah menunda. Saat suamimu marah kau sabar. Jangan pernah lakukan sesuatu yang suamimu tak menyukainya walau itu hal kecil apapun.

Dan kelak saat kau dipanggil oleh Allah SWT, bisikan dari suamimu yang mas paling harapkan adalah, “Istriku, aku ridho atas semua hal yang kau lakukan. Aku bangga punya istri sepertimu. Tunggulah aku di pintu surgamu.”

Selamat ulang tahun sayangku, tunggulah, Pangeran sedang memacu kudanya untuk menjemputmu. I love you and I really… really miss you.

Pengerang, Johor
Nasehat ini dari Guru Mas
Yang Terhormat Gurunda Jamil Azzaini.
Barokallah fi umrik.

Tidak ada komentar: